BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Tinggalkan Keris yang Masih Menancap di Wajah Pamannya, Pelaku Kabur Tapi Berhasil "Dicomot" Tim Puma di Tempat Persembunyiannya

 

Pelaku saat diamankan di Mako Polsek Monta dalam apitan Tim Puma 

Bima, tabaca.my.id.- Seorang pelaku penusukan berinisial TB berhasil “dicomot” Tim Puma bersama Kanit Reskrim Polsek Monta, Aipda Anhar, di tempat persembunyiannya di Pantai Rontu, Kamis (15/10) sekira pukul 23.30 Wita kemarin.


Pria 20 tahun warga RT 15 Dusun Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima ini melarikan diri usai menusuk korban yang masih terhitung pamannya, Salmin (34), dengan sebilah keris di hari yang sama sekira Pukul 12.00 Wita.


Musababnya, seperti disampaikan Kanit Reskrim Monta dalam laporan tertulisnya, pelaku tidak terima saat korban memintanya untuk mengecilkan volume musik yang tengah diputarnya, karena korban merasa terganggu oleh lantangnya rancak musik dari speaker pemutar tersebut.


Mendapat permintaan bernada teguran dari korban, alih-alih pelaku mengabulkan, ia malah berbalik naik pitam  


Akibatnya, korban dan pelaku terlibat cek-cok mulut sesaat.


Pelaku nampaknya tidak ingin cek cok berlarut-larut, ia langsung menghunus keris dari warangkanya dan langsung melayangkan sabetan ke arah korban, dan melarikan diri.


Korban rupanya tidak membiarkan begitu saja pelaku melarikan diri. Iapun mengejarnya dan berhasil menyusul korban di depan rumah seorang warga bernama, Arif Rahman.


Nahasnya, pelaku berhasil memeluk korban lalu mencabut sebilah Keris dipinggangnya, dan menusuk mata Korban. Namun mengenai samping kanan mata korban.


Pelaku kemudian kembali kabur meninggalkan sebilah kerisnya tetap menancap di mata sebelah kanan korban.


Dengan keris yang masih menancap, korban langsung dilarikan ke PKM Monta untuk ditangani tim medis.


Untungnya Tim Puma bergerak cepat menelusuri keberadaan pelaku, yang ternyata bersembunyi di Pantai Rontu, dan langsung diamankan untuk diserahkan ke Mako Polsek Monta, untuk mempertanggung jawabkan tindak pidana penganiayaan yang dilakukannya.


Penulis/ Editor : Mustamin M. Nur

« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar