Hukuman Kebiri Bisa Jadi Menanti Pelaku Asusila Terhadap Belasan Anak SD



Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi LPA NTB Joko Jumadi (baju biru) berdiskusi dengan orang tua korban asusila di Sumbawa, NTB, Senin (25/5/2020). (Photo credit : ANTARA/HO-LPA NTB
Sesuai aturan perundang-undangan, pidana ancaman paling berat untuk tersangka asusila adalah pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau dipenjara dan dikebiri.
Mataram, tabaca.my.id.- Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Nusa Tenggara Barat memberikan pendampingan hukum terhadap belasan anak sekolah dasar di Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, yang diduga menjadi korban asusila gurunya.

"Kita dari LPA siap mendampingi secara hukum anak-anak yang menjadi korban asusila ini," kata Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi LPA NTB Joko Jumadi di Mataram, Jumat.

Sejauh ini, jelasnya, proses pendampingan hukum sudah masuk pada tahap permintaan keterangan belasan korban. Dari keterangan mereka, LPA NTB mendapatkan sejumlah informasi penting terkait perbuatan bejat guru pengganti mata pelajaran IPA tersebut.

Baca : Modus Pelajaran Reproduksi, Seorang Guru SD "Garap" 11 Muridnya

"Jadi perlu saya tekankan di sini, ini kasus bukan karena suka sama suka, tapi pelaku dengan tipu dayanya dia, mengajar materi reproduksi, berhasil menyetubuhi sejumlah korban," ujarnya.

Dari keterangan korban, perilaku bejatnya pun terungkap sejak Desember 2018 hingga Februari 2020. Dalam periode tersebut, LPA NTB ada 13 murid perempuan yang menjadi korban.

"Memang awalnya ada 11 korban, tapi hari ini ada penambahan dua lagi, jadi korbannya sementara berjumlah 13 orang," ucap dia.

Kemudian terungkapnya kasus ini, jelas Joko, berawal dari adanya laporan salah satu orang tua korban. Korban yang ketika itu tidak mengumpulkan tugas, menerima sanksi untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR).

"PR-nya itu korban diminta untuk kirim foto bugil. Persoalan ini pun dilapor ke paman korban, paman korban kemudian sampaikan ke orang tua korban sampai akhirnya kasus ini dilaporkan ke polisi," kata Joko.

Untuk pelaku yang belakangan terungkap berinisial TA (28), kini telah ditahan di Mapolres Sumbawa dengan kasusnya sedang berproses di tahap penyidikan.

Pelaku dikatakan seorang calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menunggu prajabatan. Dia mengajar di sekolah tersebut untuk menggantikan orang tuanya yang sedang sakit, mengajar mata pelajaran IPA.

"Orang tuanya itu guru IPA di sekolah sana, dan pelaku ini mengajar setiap sabtu-minggu dengan materi reproduksi," ucapnya.

Dengan modus mengajar reproduksi, pelaku kemudian menjalankan aksi bejatnya. Bahkan enam korban diantaranya, dikatakan Joko pernah disetubuhi pelaku.

Lebih lanjut, TA yang sedang menjalani penahanan di Mapolres Sumbawa sejak Jumat (22/5) pekan lalu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam sangkaannya, TA dikenakan pidana Pasal 81 Juncto Pasal 76D Undang-Undang RI Nomor 17/2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang RI Nomor 1/2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Sesuai aturan perundang-undangan, pidana ancaman paling berat untuk tersangka asusila adalah pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau dipenjara dan dikebiri.

Sumber : Kantor Berita Nasional Antara Mataram

COMMENTS

Nama

Bansos,4,Bhakti Sosial,1,Bima,41,Corona,73,dompu,11,Editorial,1,Ekbis,5,Featured,11,Galeri Foto,1,Hukrim,27,Kebijakan,1,Kehilangan,1,Kelautan,1,Kesehatan,15,Khazanah,12,Kota Bima,14,Lingkungan,3,Lomba,2,Lombok,6,Mataram,53,Nasional,3,Opini,3,Pangan,2,Pelayanan Publik,1,Pemerintahan,2,Pendidikan,3,Peristiwa,23,Politik,7,Regional,1,Sains,1,Sumbawa,11,Transportasi,1,
ltr
item
Media Tabaca: Hukuman Kebiri Bisa Jadi Menanti Pelaku Asusila Terhadap Belasan Anak SD
Hukuman Kebiri Bisa Jadi Menanti Pelaku Asusila Terhadap Belasan Anak SD
https://1.bp.blogspot.com/-imls9UzOQgE/XtG8FQ0RChI/AAAAAAAAAbU/5QcxGmP9Aj44alOg3RSbd55gDfyMmO7CgCLcBGAsYHQ/s640/Screenshot_2.png
https://1.bp.blogspot.com/-imls9UzOQgE/XtG8FQ0RChI/AAAAAAAAAbU/5QcxGmP9Aj44alOg3RSbd55gDfyMmO7CgCLcBGAsYHQ/s72-c/Screenshot_2.png
Media Tabaca
https://www.tabaca.my.id/2020/05/hukuman-kebiri-bisa-jadi-menanti-pelaku.html
https://www.tabaca.my.id/
https://www.tabaca.my.id/
https://www.tabaca.my.id/2020/05/hukuman-kebiri-bisa-jadi-menanti-pelaku.html
true
3698142220246603649
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content