BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Introspeksi Diri dengan 5 "Kawara"



Oleh : Alan Malingi, Penulis dan Budayawan Bima {button_dark}
Aku berdiri di alam yang lainingin ku lihat datangnya kematianTernyata kematian itu tidak kita ketahui sebalumnya (misteri)
Kawara berarti mengingat. Para tetua di Bima dan Dompu memberikan wejangan agar manusia senantiasa introspeksi diri dengan 5 Kawara yaitu Kawara Ruma, Kawara Weki, Kawara Mori, Kawara Made dan Kawara Angi.

Kawara Ruma adalah mengingat Allah SWT yang wajib disembah dan namanya tetap tersebut dalam lisan maupun bati.

Ruma wajib di Pehe Kone da eda wea pahu na
Tuhan wajib disebut dan diingat meskipun wujudnya tak terlihat.

Kawara Weki adalah bagian dari self introspection yang membuat kita akan selalu istiqamah ke jalanNya.

Pata pu weki ma nee si eda Ruma
Kenallah dirimu jika ingin mengenal Allah.

Kawara Mori adalah senantiasa mengenal kehidupan..Menyelami kehidupan yang penuh tantangan. Hidup jangan sombong dan serakah karena dunia hanyalah sementara.

Salence dihanta dunia di sakontu
Keranda diangkat dunia ditinggalkan.

Kawara made adalah mengingat kematian yang pasti akan terjadi pada setiap insan.

Nahu ra kidiku ele gili ala
Ka lao tio ku mai na made
palasi made wati bae kai ade

Aku berdiri di alam yang lain
ingin ku lihat datangnya kematian
Ternyata kematian itu tidak kita ketahui sebalumnya (misteri)

Kawara Angi adalah saling mengingatkan. Kita tidak sendiri. Ada sahabat.Ada kerabat.Ada handai taulan yang menjadi tempat kita berbagi dan saling mengingatkan untuk kebaikan dan kebenaran.

Mari saling mengingatkan
Mari saling menopang
Mari saling asah,asih dan asuh.

Selamat menikmati libur semoga kita senantiasa mengingat lima hal itu terutama mendirikan Shalat Lima Waktu sebagaimana inti hikmah dari setiap kita menperingati Hari Isra dan Mi raj Nabi Muhammad SAW.

« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar